Blog of Bagas_Taufiqqy

Saturday, 26 January 2013

Experience In Bali Island

     Tanggal 16 Desember 2011, sebuah tanggal dimana aku bersama teman2ku berangkat menuju ke Pulau Bali dari kota tercinta kami, Yogyakarta. Perjalanan dimulai pada pukul 07:30 WIB kami sudah berkemas2 di halaman sekolah untuk memasukkan tas2 dan koper kami ke dalam bagasi bus, tak lupa pula aku membawa tas berukuran kecil untuk keperluan pribadiku... waauuww AC di dalam bus ternyata dingin sekaleee! jaketku ada di dalam tas di bagasi! untung aku bawa jaket cadangan hehehehe... :D
      
    Perjalananpun dimulai, kami melintasi berbagai kota di provinsi Jawa Timur, perjalanan memakan waktu sekitar 24 jam dikarenakan salah satu bus dari rombongan kami ada yang bermasalah.. yaahhh.. terpaksa kami menunggu di SPBU sekitar kota Jombang, hadeehhhh lamaa sekitar 2 jam... :( penumpang di bus yang bermasalah itu kemudian digabungkan dengan bus yang dinaiki kami, waduuhhhh tambah sesak neeehh! aaarrggghhhhh!

    Kami melanjutkan perjalanan meskipun bersesak-ria di dalam bus hehehehe... kami melewati pinggiran kota Surabaya, menuju Pasuruan. Perjalanan makin asyik setelah aku menyetel lagu kesukaanku hahahaha :P tak terasa kami sudah sampai di RM. Tongas Asri,Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur... Setelah aku makan, aku istirahat sebentar di dalam bus sambil berganti pakaian :P (maaf agak porno hahaha)

   Lama sekali kami singgah di rumah makan itu, kemudian perjalanan dilanjutkan pada pukul 11:30 malam, suasana sangaatttt hening sekali karena semua temanku sudah pada tidur... Ada pula yang masih cenat cenut sama hapenya (lagi update status pesbuk nich :P)

  Tepat pada pukul 04:00 kami tiba di pelabuhan Ketapang,Kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur. Kami disuruh turun dari bus untuk melaksanakan sholat subuh, waaawww ternyata yang antri di pelabuhan cukup banyak walaupun di waktu subuh, mayoritas kendaraan truk,bus,dan travel..

  Setelah pukul 05:30 kami menyebrang menuju Pulau Bali menggunakan kapal ferry indonesia, perjalanan di kapal menghabiskan waktu 1/2 jam...

  Tepat pukul 07:00 WITA kami sudah menapakkan kaki di Pulau Bali, hhmmmm.... udaranya berasa sejukkk

  Di Pulau Bali kami mengunjungi beberapa tempat seperti Danau Beratan,Taman Budaya (Art Center Bali Jl.Nusa Indah Kota Denpasar), Hutan lindung Sangeh, Pabrik kaos Joger,Pantai Kuta,Pusat Oleh2 Krishna,dan masih banyak lagi..

  Pulau Bali memberikan kenangan yang indah bagiku dan takkan terlupakan seumur hidup... :)

 
Posted by Bagas at 23:36 No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Manfaat Narkotika di dunia Kesehatan

DALAM dunia kesehatan, narkotika ternyata bisa dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun dalam batas seperti apa narkotika boleh dipakai?
 
Hingga kini, pemakaian narkotika masih banyak disalahgunakan oleh masyarakat. Padahal, narkotika bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan pada seseorang.
 
Namun berbeda untuk kebutuhan pengobatan, narkotika masih bisa dimanfaatkan. Hanya saja, pemakaian narkotika di Indonesia harus merujuk pada aturan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
 
Berikut ini detail penjelasannya:
 
1. Dalam UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, narkotika dikelompokkan ke dalam 3 golongan, Golongan I, Golongan II, Golongan III, tercantum dalam pasal 6 ayat 1.
 
“Narkotika Golongan I” adalah Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Narkotika Golongan I dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan (pasal 8 ayat 1). Dalam jumlah terbatas, Narkotika Golongan I dapat digunakan untuk pengembangan IPTEK, reagensia dan laboratorium setelah mendapatkan persetujuan Menteri atas rekomendasi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (pasal 8 ayat 2).
 
2. Yang dapat digunakan dalam pelayanan kesehatan adalah Narkotika Golongan II dan Golongan III. “Narkotika Golongan II” adalah Narkotika berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Sementara itu, “Narkotika Golongan III” adalah Narkotika berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.
 
3. Ganja termasuk Narkotika Golongan I, dan apabila ganja akan digunakan dalam pelayanan kesehatan harus melalui beberapa tahap yaitu: a) melalui serangkaian penelitian; b) setelah mendapatkan kesepakatan internasional, selanjutnya memindahkan ganja dari Narkotika Golongan I menjadi Narkotika Golongan II atau Golongan III melalui keputusan Menteri Kesehatan sebagaimana diatur dalam UU.35 Tahun 2009 tentang Narkotika (penjelasan pasal 6 ayat 3).
 
4. Dengan demikian dapat disimpulkan memang ada golongan narkotika yang dapat digunakan untuk pengobatan/terapi (Golongan II dan Golongan III), sedangkan Narkotika Golongan I (termasuk ganja) dilarang digunakan.
(tty)
Posted by Bagas at 15:54 No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Back to nature: manfaat daun sirih

 Bagi Kesehatan - Hampir semua orang sudah mengenal daun sirih, namun ternyata belum tau manfaat daun sirih bagi kesehatan. Mungkin yang paling melekat diingatan anda tentang manfaat daun sirih yakni sebagai obat saat mimisan. Karena memang salah satu khasiat daun sirih yang paling populer yakni sebagai obat alami saat mimisan. Khasiat daun sirih ini juga sudah dipakai orang asia sejak jaman dulu untuk mengobati berbagai penyakit. Khasiat ini tentunya sudah melalui penelitian dan uji coba, jadi sudah terbukti begitu besarnya manfaat daun sirih bagi kesehatan.
Manfaat Daun Sirih
Daun sirih merupakan salah satu tanaman herbal yang mempunyai banyak kandungan dan manfaat untuk mengobati penyakit. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan daun sirih ini yakni seperti diare, bronkitis, sakit gigi, mimisan dan lainnya. Untuk mengetahui secara detail manfaat daun sirih untuk kesehatan, silahkan baca informasi dibawah ini.
Bronkitis

Mimisan
Sakit Gigi
Mengobati Bisul
Koreng dan Gatal-Gatal

Itulah beberapa manfaat daun sirih bagi kesehatan yang saya ketahui. Mungkin masih banyak lagi yang lainnya tentang manfaat daun sirih ini. Semoga informasi manfaat daun sirih bagi kesehatan kali ini bisa bermanfaat untuk anda.


         Potong 6 sampai 7 lembar daun sirih. Masak daun sirih tersebut kedalam dua gelas air dan campur dengan sedikit gula. Tunggu sampai mendidih dan tersisa hanya satu gelas saja. Saring air rebusan tersebut kemudian minum 3 kali sehari, masing-masing 3 sendok makan.
Untuk manfaat daun sirih dan cara penggunaanya yang satu ini cukup mudah. Yakni ambil selembar daun sirih dan gulung atau linting daun sirih tersebut untuk menyumbat hidung yang mimisan.
Caranya rebus beberapa lembar daun sirih dengan 2 gelas air sampai mendidih lalu sisakan 1 air gelas saja. Kemudian gunakan air rebusan tersebt untuk berkumur. Selain mengobati sakit gigi, cara ini juga bisa untuk mengobati sariawan, bau mulut tak sedap dan juga gusi bengkak.
Siapkan beberapa daun sirih secukupnya. Kemudian giling atau tumbuk sampai halus dan oleskan pada bisul dan sekelilingnya. Balut dan ganti dua kali sehari.
Ambil 20 lembar daun sirih kemudian rebus sampai mendidih. Kemudian tunggu sampai air rebusan tersebut menjadi hangat. Gunakanlah air rebusan yang masih hangat tersebut untuk membasuh koreng dan gatal.

Posted by Bagas at 15:49 No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Manfaat Bunga Kamboja


Kebetulan sejak bulan Maret 2011 saya sering pergi ke pemakaman untuk berziarah di makam ibunda saya. Dan saya sering melihat juru kunci (penjaga dan pengurus makam) menjemur bunga kamboja yang gugur diatas tampah (alat untuk menampi beras yang berasal dari anyaman bambu).
Bunga Kamboja
Bunga Kamboja
Mulanya saya bertanya dalam hati untuk apa bunga kamboja kering itu, dan akhirnya bertanya kepada seorang juru kunci di pemakaman ibunda saya itu. Jawabannya kurang memuaskan saya, karena dia bilang hanya untuk dijual kepada seseorang entah dijadikan apa. Kebetulan juga saya tidak pernah bertemu dengan pembeli bunga kamboja tersebut.
Meskipun mungkin sudah banyak yang membahas tentang manfaat bunga kamboja untuk kesehatan, tidak ada salahnya saya juga ingin membagikannya untuk Anda.
Pohon yang mempunyai nama ilmiah Plumeria acuminata dari suku Apocynaceae ini, berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Selanjutnya menyebar ke daerah Filipina dan India.
Orang India menyebutnya dengan perungalli, sementara banyak di antara kita mengenalnya sebagai sebutan frangipani. Sedangkan di Filipina disebut kalachuci, dan di Australia terkenal dengan sebutan dead man’s finger. Ada juga yang menyebutnya sebagai temple tree atauchampa.
Pohon kamboja dapat mencapai 3 sampai 7 meter. Batangnya halus dan kaya kandungan getah berwarna putih susu. Bunganya berkelamin dua, dengan warna putih pada bagian atas dan kuning di bagian dalam. Bunga kamboja ada yang berwarna putih, merah oranye dan merah.

Obat Segala Penyakit

Beberapa bagian pohon kamboja bisa digunakan untuk menunjang kesehatan. Dari bunga, kulit batang, daun dan getahnya bisa dibuat untuk obat.
Bunga kamboja yang telah dikeringkan bisa digunakan untuk menyembuhkan diare. Ambil 12-14 gram bunga kamboja kering, rebus dan diminum sampai sembuh.
Rebusan kulit batang dapat digunakan untuk pertolongan pertama bagi Anda yang mengalami sakit gigi, demam dan gangguan buang air besar. Selain itu, bisa juga digunakan untuk mengatasi tumor, diare dan penyakit kelamin.
Daun kamboja yang direbus dapat membantu mengendalikan serangan asma dan juga mengobati kulit pecah pada daerah tumit.
Getah yang dicampur minyak kelapa dan dihangatkan, bisa dipakai untuk mengatasi rematik, artritis dan gatal.

Minyak Atsiri

Bunga kamboja kaya akan kandungan asam palmitat, yang jumlahnya mencapai 36,2%, asam linoleat, asam laurat dan asam miristat.
Selain asam, kandungan minyak atsiri juga ada di dalam bunga kamboja. Dari minyak atsiri inilah aroma harum itu berasal. Minyak ini bisa bekerja sebagai anti jamur.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Malaysia terhadap tiga jenis bunga kamboja, yaitu putih, merah oranye, dan merah memiliki kandungan minyak atsiri yang berbeda.
Bau wangi yang keluar dari bunga kamboja putih berasal dari kandungan benzyl salisilat, benzyl benzoat, nerol, dan linanool di dalamnya.
Bau wangi yang keluar dari bunga kamboja merah oranye berasal dari komponen utama fenil etil benzoat, dan asam dodekanoat yang jumlahnya sebanyak 11,8%. Selain itu ada juga asam heksadekanoat di dalamnya. Konsentrasi kandungan rolidol di dalamnya ternyata tinggi, yaitu mencapai 14,4% dan geraniol 4,1%.
Pada bunga kamboja warna merah, bau wanginya berasal dari kandungan asam heksadekanoat.
Penggunaan minyak atsiri biasanya untuk mengharumkan air mandi, yang biasa dilakukan pada pelayanan spa. Selain dicampur ke dalam air, minya atsiri bunga kamboja juga digunakan untuk aroma terapi. Uap yang mengandung partikel minyak atsiri bekerja langsung pada otak dan menghasilkan suasana rileks dan akan meningkatkan daya tahan tubuh. Lakukan seminggu sekali dan kita akan menikmati hasilnya.

Anti Radang

Penelitian ilmiah sudah mulai dilakukan untuk mempelajari manfaat daun kamboja, sebagai anti radang pada hewan-hewan percobaan.
Sari etanol yang diambil dari daun, ternyata mengandung senyawa golongan steroid, tannin, alkaloida, flavonoid, glikosida dan lain-lain. Selain itu ada juga golongan stigmasterol, asam ursolat dan lupeol.
Dari hasil penelitian menunjukkan sari daun kamboja dalam metanol dapat mengatasi peradangan yang diakibatkan oleh beberapa faktor, dan teruji keamanannya.
Sari etanol daun, juga bersifat anti mutagenik pada hewan percobaan. Ini berkaitan dengan anti tumor dan anti radikal bebas.
Radikal bebas adalah salah satu penyebab meluasnya gangguan kesehatan berupa penyumbatan pembuluh darah, penyakit janung, kencing manis, dan penyakit saraf.

Sebagai Makanan dan Minuman

Jangan terkejut jika bunga kamboja juga bisa dimakan, dan dibuat teh. Untuk tujuan konsumsi, sangat dianjurkan memilih yang organik, yaitu kamboja yang ditanam dan dirawat tanpa menggunakan bahan kimia.
Persiapannya mudah saja, ambil beberapa bunga, lalu cuci bersih menggunakan air dingin. Keringkan dengan kertas pengering.
Selanjutnya bunga itu dapat langsung dicampurkan dengan sayur selada untuk salad.
Kelopak bunga kamboja yang segar dapat juga ditaburkan di atas nasi putih atau merah untuk menambah aroma dan keindahan sajian. Bisa juga digoreng dengan tepung untuk camilan, seperti tempura khas Jepang.
Untuk membuat teh bunga kamboja, keringkan bunga yang masih segar dengan cara diangin-anginkan. Setelah kering, seduh dengan air panas dalam cangkir. Tutup dan diamkan selama 10 menit lalu bisa diminum.
Bagi Anda yang baru mengenal dan mencoba untuk pertama kali, perlu berhati-hati. Sebab bisa menimbulkan gangguan saluran cerna.
sumber:
Tabloid Nyata II November 2012
oleh: Prof. Dr. Mangestuti Agil, Apt. MS., Guru Besar Farmakologis dan Fitokimia, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya.

Posted by Bagas at 15:44 No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Wednesday, 23 January 2013

Pemimpin Program Senjata Biologi Iraq Paling Mematikan

Pemimpin Program Senjata Biologi Irak Paling Mematikan


Jangan-jangan Amerika berperang dengan Irak hanya untuk melenyapkan satu wanita ini, demikian spekulasi sejumlah pihak. Julukan yang diberikan pada Dr. Rihab Taha (47) memang seram “Dr. Kuman” alias “Dr. Germ”, “The World Deadliest Woman”, “Bug Lady”. Dialah, ilmuwan yang memimpin program senjata biologi Irak, yang oleh Amerika disebut-sebut sebagai “wanita paling berbahaya di dunia”.
Ia dijuluki ilmuwan wanita paling mematikan, karena memproduksi senjata biologi yang cukup untuk membunuh seluruh penduduk di muka bumi, lebih dari dua kali..! Inilah salah satu alasan utama yang mendorong Amerika Serikat mengobarkan perang dengan Irak.
Dr. Rihab Taha, yang dikenal oleh tim pengawas senjata PBB sebagai “Dr Germ”, karena pekerjaannya yang mengerikan di bidang senjata biologi. Amerika dan sekutunya bahkan menganggap ilmuwan wanita ini sebagai ancaman terbesar sejak berakhirnya perang dingin. Ancaman yang harus dilenyapkan dengan taruhan apa pun.
Kisah tentang “Dr Germ” ini berawal pada 1979, ketika Taha berangkat ke Inggris untuk belajar di bidang plant toxins. Ia akhirnya meraih gelar PhD dari the University Of East Anglia di Norwich, dimana ia belajar biologi secara serius, dan terfokus pada bidang penularan penyakit.
Banyak kalangan di Inggris –tempat dimana Dr. Taha mendapatkan keahliannya– terkejut ketika ia kemudian menjadi ancaman bagi seluruh penduduk di Bumi. “Ini sama seperti ketika mendapati anak perempuan kita melakukan sesuatu yang mengerikan,” kata Dr. John Turner, mantan pimpinan the university’s biology departement, yang pernah mengajar Dr. Taha selama 4 tahun.
“Melihat apa yang dilakukan Taha sekarang, sangat mengejutkan saya. Dari semua mahasiswa yang pernah saya didik, dialah orang terakhir yang saya duga mampu melakukan hal-hal mengerikan seperti itu, ” lanjut Dr. Turner.
Teman-teman sekelasnya menyetujui pendapat tersebut. Tak seorang pun percaya, teman mereka yang dulu sangat pendiam, dan pemalu di kampus, sanggup melakukan hal yang sangat mengerikan. Tetapi, salah seorang anggota tim pengawas senjata PBB berujar Dr. Taha, jenis orang yang sangat ahli dalam bertipu muslihat, kesan pemalu itu hanya kedok dari kepribadiannya yang sesungguhnya.
“Kalau melihat sepintas, dia sosok yang sederhana, tidak banyak lagak. Tak seorang pun mengira dia adalah pimpinan program senjata kuman Irak,” kata Dr. David Huxsoll, yang pertama kali memimpin Tim Inspeksi Senjata PBB, setelah Perang Teluk 1991.
Entah benar, entah tidak, ketika Tim Pengawas Senjata PBB mengajukan sejumlah pertanyaan, Dr. Taha yang sangat lembut hati dan tulus itu, pada saat yang sama bisa meledak dalam kemarahan, berteriak-teriak dan melempar kursi. Namun, Tim PBB yang terlibat dalam kejadian tersebut, berujar itu hanyalah taktik Dr. Taha untuk mengacaukan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Namun, dari pemeriksaan lanjutan, kisah mengerikan “Dr. Germ” mulai terbuka. Menurut para penyelidik, sesudah Dr. Taha kembali ke Irak, Saddam Hussein segera memerintahkannya memimpin program pengembangan senjata kuman. Program ini sengaja dikembangkan untuk menghadapi musuh-musuh pemerintah Irak. Senjata ini, sanggup membunuh jutaan manusia, tanpa perlu pengetahun teknis tinggi, dan biaya sangat mahal, seperti halnya mengembangkan bom atom.
Misi ini mendapat dukungan sepenuhnya dari pemerintah Irak. Senjata ini, menurut rencana digunakan untuk mengambil alih negara-negara seperti Kuwait, dan mengganyang musuh-musuh di dalam negeri. Saddam, bahkan dikabarkan, pernah menghukum mati empat ilmuwan sebelumnya, karena mereka tidak membuat kemajuan berarti dalam pengembangan senjata biologi.
Laboratorium rahasia di Salman Pak dikabarkan menjadi tempat paling mengerikan. Di sanalah Dr. Taha dan timnya –terdiri dari 100 ilmuwan Irak– mengembangkan senjata kuman dan bakteri yang paling mematikan. Senjata yang sanggup memusnahkan setiap manusia di muka bumi.
Informasi tersebut disampaikan mantan pimpinan Tim Pengawas Senjata Biologi PBB, Richard Spertzel. Menurut perkiraan PBB, Dr. Taha mengembangkan 8400 liter antrax –yang cukup untuk memusnahkan seluruh penduduk dunia barat—dan senjata biologi jenis lain. Ia bekerja selama 10 tahun, untuk membuat cadangan senjata biologi terbesar di dunia, di luar Uni Sovyet (sebelum terpecah).
Ia juga membuat 19.000 liter botulinum, racun yang menyebabkan lidah membengkak dan membuat korbannya mati lemas. Dr. Taha juga memproduksi 2000 liter aflatoxin, yang mampu menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia dan mengakibatkan pertumbuhan kanker secara cepat.
Selain itu, Dr. Taha juga mengembangkan ganggren, yang sanggup membuat kulit manusia mencair dan mengelupas. Ibu dari seorang anak perempuan berusia delapan tahun ini juga memproduksi virus yang bisa membunuh bayi-bayi, setelah mereka menderita mencret yang parah.
Tim Inspeksi Senjata PBB pertama, juga menemukan videotapes Dr. Taha yang merekam uji coba senjata kuman terhadap binatang. Tetapi, gambar-gambar yang memperlihatkan bintang-binatang itu menggeliat kesakitan di dalam kotak kaca, tidak pernah dirilis. Namun, Tim Inspeksi PBB yakin, Dr. Taha bertanggungjawab atas kekejian lain yang lebih besar.
Ada bukti-bukti kuat, “Dr. Germ” juga mengadakan eksperimen senjata biologi terhadap manusia. Merujuk laporan pihak militer Israel, Dr. Taha mengamati dengan aman dibalik sekat yang tebal, ketika jamur mematikan, bakteri dan virus-virus buatannya diuji cobakan kepada para tahanan perang Irak, yang diikat di tempat tidur. Fasilitas uji coba tersebut berada di bawah tanah di daerah Al Hakam.
Dalam eksperimen di alam terbuka, sekelompok manusia, terdiri dari 12 tahanan Irak diikat pada sebuah tonggak, dekat perbatasan Irak dan Saudi Arabia. Tak lama kemudian bakteri antrax diledakkan ke udara, hanya beberapa yard jaraknya dari mereka. Para tahanan ini, diberi helm pengaman untuk menghindarkan mereka dari pecahan peluru meriam, sehingga efek dari bakteri dan kuman bisa dimonitor dengan baik. Semua tahanan tersebut meninggal beberapa hari kemudian, akibat penyakit mematikan.
Tim Pengawas PBB, juga menduga “Dr. Germ” dengan sengaja menyebarkan penyakit tertentu diantara para tahanan Irak, untuk mengamati efek dari senjata biologi bila digunakan dalam perang. Para tahanan tersebut banyak yang menderita kebutaan, pendarahan mata, deman “Crimen Congo”, camel pox dan penyakit mengerikan dimana mereka mati perlahan-lahan, karena kehilangan darah melalui luka-luka terbuka di kulitnya.
Sayangnya, pemerintah Irak tidak memberikan akses kepada Tim Pengawas Senjata PBB untuk mengunjungi Abu Gharib, sebuah penjara di dekat Baghdad. Pemerintah Irak seolah menutupi eksperimen senjata biologi yang sangat mengerikan terhadap manusia.
Raymond Zilimskas, mantan analis senjata kuman di the Arms Control and Disarmament Agency mengatakan, “Di Irak kemungkinan besar terjadi aktivitas uji coba menjijikkan, termasuk eksperimen tidak bermoral terhadap bintang dan manusia.”
Peristiwa horor di Irak tersebut terbuka ketika menantu Saddam Hussein, Letjen Hussein Kamal Hassan, yang memimpin program senjata rahasia Irak melarikan diri ke Jordania pada Agustus tahun 1995. Ia mengakui negerinya memiliki senjata pembunuh massal berupa rudal berhulu ledak kuman. Pernyataan ini, memaksa Irak –untuk pertama kalinya– mengakui bahwa program senjata biologisnya telah memasuki tingkat produksi untuk tujuan militer. Di antara pengakuan Irak adalah memasang bakteri biologi pada 166 bom dan 25 rudal balistik tipe “Al Hussein”.
Hussein Kamal pula yang memaparkan bagaimana “Dr. Germ” bekerja di laboratoriumnya. Pernyataan Kamal tentang Dr. Taha yang digambarkannya bersuara sangat lembut itu, akhirnya memicu penyelidikan lebih intensif yang kemudian membuka eksperimen mengerikan yang dilakukan ilmuwan tamatan Inggris itu.
Ketika Tim Pengawas PBB sempat mengkonfrontasi Dr. Taha dengan bukti-bukti yang cukup kuat, ilmuwan ini mengatakan sangat bangga terhadap negaranya, juga terhadap pekerjaan yang dilakukannya. Bahkan dengan antusias ia mengatakan bahwa kecuali menerbarkan penyakit, ia juga menemukan obat mujarab bagi penyakit-penyakit mengerikan itu.
“Ia malah tidak ragu-ragu menampilkan diri sebagai otak dibalik senjata biologi Irak. Ia seolah tidak merasakan kecemasan dunia atas perilaku buruknya,” kata seorang mantan anggota Tim Pengawas Senjata PBB di Irak.
Sejauh ini, pemerintah Irak tidak mau bekerjasama. Bahkan ketika diajukan enam laporan berbeda soal bukti-bukti adanya program pengembangan senjata biologi di negaranya, Irak membantah semua laporan itu, dan menyebutnya sebagai kebohongan.
Ketika Tim Pengawas Senjata PBB melakukan penggerebekan di sejumlah tempat yang diduga sebagai laboratorium senjata biologi, mereka setiap kali menemukan gudang kosong yang tampaknya baru saja dibersihkan secara terburu-buru, dengan dokumen-dokumen yang masih terbakar di tempat sampah. “Dr. Germ” dan timnya, agaknya selalu selangkah di depan tim inspeksi senjata PBB.
Rumor yang beredar menyebutkan, “Dr. Germ” yang cerdik ini adalah istri simpanan Letjen Amer Rashid, pejabat militer Irak yang ditugaskan bekerjasama dengan Tim Pengawas Senjata PBB. Itulah sebabnya Rashid dengan mudah bisa memperingatkan “Dr. Germ” akan adanya penggerebekan dan memberinya cukup waktu untuk memusnahkan bukti-bukti. Selama bertahun-tahun, tim PBB mencoba menemukan bukti-bukti kuat keberadaan senjata biologi mengerikan di Irak, tapi semuanya gagal.
Ada keyakinan lain, cadangan anthrax dalam jumlah besar ini selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain di Irak. Persediaan senjata biologi ini disimpan dalam truk yang dilengkapi instalasi pendingin, dan dikawal secara langsung oleh pengawal-pengawal setia Saddam Hussein.
Suatu saat, Tim Pengawas Senjata PBB pernah ditahan beberapa jam oleh serdadu Irak sebelum mereka diijinkan memasuki daerah tertentu. Ketika akhirnya mereka diijinkan masuk, mereka menemukan laboratorium dalam keadaan kosong, dan kelihatannya baru saja dibersihkan secara terburu-buru.
Setelah Tim Inspeksi Senjata PBB pertama keluar dari Irak pada 1997, keadaan semakin buruk. Saddam Hussein dikabarkan melumpuhkan semua kamera pengawas dan menyembunyikan semua peralatan produksinya.
Mantan pimpinan Tim Pengawas Senjata Biologi PBB Richard Spertzel, mengatakan seandainya tidak ada senjata biologi tersisa sedikit pun di Irak saat ini, tetapi hanya dengan mengubah sejumlah komponen di pabrik obat yang memproduksi antibiotok, Irak mampu memproduksi anthrax dalam jumlah sangat besar.
Banyak orang khawatir, dalam empat tahun belakangan –setelah Tim Inspeksi Senjata PBB pertama meninggalkan Irak– cukup memberi waktu bagi Irak memproduksi lebih banyak lagi senjata biologi ketimbang yang dimiliki sebelumnya. Diperkirakan, Irak saat ini memiliki persediaan 17 ton anthrax.
Pada akhirnya, Amerika Serikat mungkin berperang hanya untuk melenyapkan satu wanita saja, dialah Dr. Rihab Taha, “Dr. Germ”, atau si “Bug Lady”, sebab dialah otak dibalik semua senjata biologi Irak yang mengerikan ini..!

Share this:

Posted by Bagas at 18:03 1 comment:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Negara Pengguna Senjata NUKLIR!

Pengembangan senjata Nuklir ini dimulai sejak perang dunia ke Dua, yang akhirnya telah menghancurkan Hirosima dan Nagasaki pada tahun 1945. Hingga sekarang beberapa negara masih berlomba – lomba untuk mengembangkan nuklir. Dua negara yang sejak dulu telah saling berlomba – lomba untuk mengembangkannya adalah Rusia dan Amerika serikat.


Semoga saja tidak ada orang – orang yang berusaha menyulut perang dunia. Karena jika terjadi perang, Anda pasti bisa bayangkan bagaiamana dasyatnya perang itu..Berikut ini daftar 10 Negara yang paling banyak memiliki BOM Nuklir terbanyak di dunia.1. Amerika Serikat ( United States Of America)
Test Pertama1945
Ukuran Persediaan Nuklir5.113
Test Nuklir Terakhir1992
Amerika telah melakukan total 1.054 kali percobaan nuklir dan memiliki jangkauan Bom sejauh 13.000 KM. Test nuklir US yang pertama kali,”Trinity”, tahun 1945 merupakan ledakan bom nuklir pertama kali di dunia. Yang kemudian seorang Ilmuwan yang sangat terkenal, Albert Einstein mengusulkan pada Presiden Amerika Franklin Rosevelt untuk membuat senjata bom nuklir. Hingga akhirnya digunakan untuk melumpuhkan Jepang saat itu, dengan menjatuhkan “little boy” di kota Hiroshima dan Nagasaki, pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. Saat ini Amerika memiliki 20 pusat pengembangan nuklir. Walaupun demikian, Amerika pernah melakukan beberapa kesalahan pada saat melakukan percobaan bom nuklirnya, antara lain di kota Atlantic, New Jersey pada tahun 1957,  di daerah Thule Air Base, Greenland pada 1968, Savannah, Georgia pada 1958,  Goldsboro, North Carolina pada 1961, di perairan dekat Palomares, Spanyol pada 1966  dan di dekat Okinawa pada 1965. Untungnya tidak ada yang benar – benar menyebabkan bencana nuklir yang parah.2. 2.Russia / Uni Soviet
Test Pertama1949
Ukuran Persediaan Nuklir2,825, Rekor Stok terbanyak mencapai: 41,000
Test Nuklir Terakhir1992
Russia menjadi negara kedua yang meledakan bom nuklir di dunia, yaitu pada tahun 1949. Pada tahun 1990 Russia melakukan sedikitnya 715 test nuklir termasuk juga penggunaan 969 peralatan nuklir. “Joe-1″ adalah nama dari ledakan pertama nuklir Rusia. Ledakan ini berkekuatan hingga 20 Kilo Ton!.Gambar di atas adalah gambar “Tsar Bomb”, yang merupakan bom nuklir terberat yang pernah diledakan Rusia pada tahun 1967. Ledakan ini berkekuatan hingga 57.000 kilo ton!. Walaupun sebenarnya direncanakan untuk mampu mencapai kekuatan 100.000 kilo ton!!.Bom nuklir terbesar kedua yang diledakanadalah Castle Bravo. Diledakan pada tahun 1954 oleh Amerika Serikat. Ledakan ini berkekuatan hingga 15.000 Kilo Ton.3. 3.Inggris (United Kingdom)
Test Pertama1952
Ukuran Persediaan Nuklir225
Test Nuklir Terakhir1991
Pada tahun 1968, Inggris menandatangani perjanjian untuk tidak mengembangkan Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty. ). Inggris dan Amerika telah bekerjasama dengan baik di bidang keamanan nuklir hingga sejak tahun 1958 mengadakan persetujuan kerjasama di bidang pertahanan (Mutual Defence Agreement). Ke-dua negara ini  telah saling bertukar informasi dan bekerjasama dalam bidang senjata – senjata nuklir.4. Perancis
Test Pertama1960
Ukuran Persediaan Nuklir300
Test Nuklir Terakhir1995
Seperti Inggris, Perancis juga Anggota dari Nuclear Non-Proliferation Treaty. Pada tahun 1969, Perancis melakukan percobaan bom nuklir yang bersifat Fusion Bom. Perancis pertama kali membuat bom nukir pada tahun 1958, ketika dibawah pemerintahan Charles de Gaulle dan kemudian dilakukan percobaan pada tahun 1960. Hingga saat ini Perancis telah melakukan sekitar 200 percobaan Nuklir

.5. CHINA
Test Pertama1964
Ukuran Persediaan Nuklir240
Test Nuklir Terakhir1996
Setelah test pertama bom atomnya, China melakukan test Bom Hidrogen pada tahun 1967. China sekarng memiliki sekitar 180 Bom Nuklir aktif  yang siap perang. China adalah satu – satunya negara pemilik senjata nuklir yang memberikan asuransi kepada negara – negara yang tidak memiliki senjata nuklir : “China tidak akan menggunakan senjata nuklir untuk melawan negara yang tidak memiliki senjata nuklir dan atau tidak akan meledakan bom nuklir di zona yang bebas senjata nuklir kapan pun dalam kondisi apa pun.”6. INDIA
Test Pertama1974
Ukuran Persediaan Nuklir40-95
Test Nuklir Terakhir1998
India memiliki senjata nulir dan juga mampu mengirimnya melalui pesawat udara dan kapal laut. Pasukan bersenjata nuklir ini tengah dikembangkan. Test bom nuklir pertama India menariknya dinamakan “Smilling Buddha” atau “Senyum Buddha” yang diharapkan menjadi ledakan nuklir yang damai.?. Namun setelah peledakan pada tahun 1998, India mengalami gelombang sangsi ekonomi dari Amerika, Jepang, dan negara – negara lainnya. Namun sekarang India malah mendapatkan persetujuan Pakta Nuklir India dari Amerika Serikat, yang memungkinkan India memperoleh akses lebih terhadap teknologi atom milik negara barat.

7. PAKISTAN
Test Pertama28 Mei 1998
Ukuran Persediaan Nuklir70-90
Test Nuklir Terakhir30 Mei 1998
Setelah India melakukan test bom nuklir awal tahun 1998, Pakistan pun mulai melakukan respon terhadap “Smilling Buddha ” itu. Perdana Menteri Pakistan Zulfiqar Ali Bhutto berkata setelah test,”Jika India membuat sebuah bom, kita akan makan rumput dan daun selama rubuan tahun, …, tetapi kita akan  memilikinya(bom) juga. Kaum kristen memiliki bom, yahudi memiliki bom, dan sekarang kaum kristen juga mempunyai bom. Kenapa tidak umat Muslim memilikinya juga?”Orogram Nuklir Pakistan dimulai sejak tahun 1956, namun, program tersebut terhenti ketika Presiden Ayub Khan  memaksakan hukum darurat perang yang pertama , ketika para teknisi nuklir meyakinkan presiden untuk memberikan ijin untuk melanjutkan program ini, presiden Ayub Khan menolaknya. Presiden Ayub Khan mengatakan bahwa Pakistan tidak memerlukan bom

.8.NORTH KOREAN
Test Pertama2006
Ukuran Persediaan Nuklirkurang dari 10
Test Nuklir Terakhir2009
Sebagai sebuah negara yang memiliki gudang senjata kimia yang  besar, korea utara merupakan negara pemilik nuklir yang “penuh”.  Sekarang Korea Utara memiliki dua reaktor nuklir yang aktif. Dan pada tahun 2006 ,tepatnya tanggal 9 OktoberKorea Utara melakukan test nuklir pertamanya.

9. ISRAEL
Test PertamaDimungkinkan tahun 1979
Ukuran Persediaan NuklirLebih dari 400
Test Nuklir TerakhirDimungkinkan tahun 1979

Israel bukan hanya diyakini mempunyai senjata nuklir siap tempur saja, namun juga mampu menembakannya menggunakan misil balistic antar benua, pesawat tempur, dan angkatan laut. Israel memulai penelitian Nuklirnya segera setelah ditemukannya nuklir. Israel membangun reaktor pertamnya pada tahun 1950, dan membuat senjata nuklir pertamanya pada tahun 60 an, namun sekarang perlakuan terhadapnya seperti bukan sebagai negara nuklir. Namun,malah negara – negara eropa termasuk Inggris dan Perancis membantu Israel dalam usahanya untuk mengembangkan nuklir.Israel juga diyakini telah menciptakan bom nuklir mini yang cukup kecil untuk dimasukan kedalam kanctong. Bahkan, lebih dari itu, Israel juga dilaporkan memiliki Bom neutron yang jumlahnya tidak diketahui!!

source
Posted by Bagas at 13:47 No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Mengenal Senjata Biologis (Bio Weapon)


              Masih hangat di telinga kita, kasus bioterorisme di Amerika sebagai kelanjutan dari serangan teror 11 November terhadap dua menara kembar World Trade Center di New York. Modus bioterorisme itu adalah dengan pengiriman surat yang diisi oleh spora bakteri Bacillus anthracis. Kasus di Amerika itu telah memakan beberapa orang korban tewas. Disusul oleh ancaman serupa di Eropa dan Jepang, walau terbukti ¡Èsekedar¡É tindakan iseng, bioterorisme dengan modus ini bisa menimbulkan ketakutan pada surat yang telah menjadi media komunikasi paling umum dalam masyarakat. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi seputar senjata biologis (biological weapon/bioweapon) dan usaha pelarangan penggunaanya.

Senjata biologis dan bioteknologi

                Senjata biologis sering disebut sebagai “senjata nuklir orang miskin” (Gould, 1997). Biaya maupun teknologi yang diperlukan untuk membuat senjata biologis jauh lebih rendah dan mudah dibanding senjata nuklir atau kimia. Walaupun demikian, efek penghancuran massa-nya tidak kalah hebat dibanding kedua senjata tadi. Menurut perhitungan Office of Technology Assessment di Konggres Amerika pada tahun 1993, 100 kg spora Bacillus anthracis yang disebarkan di atas ibukota Washington bisa menimbulkan korban 3 juta jiwa. Dalam kenyataannya, penyebaran bakteri serupa dari instalasi pembuatan senjata biologis Rusia di kota Yekaterinburg pada tanggal 2-3 April 1979 telah menelan korban tewas ‘puluhan ribu jiwa’ di daerah sekitarnya menurut laporan Union for Chemical Safety, walau laporan resmi pemerintah hanya 66 orang (Graeves, 1999).
Berbeda dengan senjata nuklir, senjata biologis punya banyak jenis. Walaupun senjata kimia juga mempunyai banyak jenis (seperti gas sarin, gas VX, sianida dan sebagainya), karena senjata biologis menggunakan agen hayati seperti virus dan bakteri, jumlahnya cenderung bertambah dengan munculnya berbagai macam penyakit infeksi fatal baru seperti virus Ebola, virus Lassa dan lain-lain. Namun demikian, agen yang benar telah dipakai sebagai senjata biologis adalah bakteri yang telah lama dikenal manusia, mudah didapatkan di alam dan tidak sulit penanganannya. Bacillus anthracis, penyebab penyakit anthrax adalah pilihan utama dan telah terbukti dipakai dalam kejadian di Amerika baru-baru ini maupun coba dibuat di Rusia serta Irak. Selain itu, bakteri yang mematikan dan tercatat sebagai agen senjata biologis adalah Yersinia pestis penyebab penyakit pes, Clostridium botulinium yang racunnya menyebabkan penyakit botulism, Francisella tularensis (tularaemia) dan lain-lain. Di lain pihak, karena bakteri-bakteri patogen itu sudah dikenal lama, pengobatannya sudah diketahui dengan berbagai antibiotika dan pencegahannya dapat dilakukan dengan vaksinasi.
Yang sebenarnya lebih mengerikan adalah senjata biologis dengan agen yang telah direkayasa secara bioteknologi sehingga tahan antibiotika, lebih mematikan, stabil dalam penyimpanan dan sebagainya. Yang paling mudah adalah rekayasa untuk sifat resistensi terhadap antibiotika. Sifat seperti ini biasanya hanya ditimbulkan oleh kumpulan gen sederhana atau bahkan gen tunggal, sehingga mudah dipindahkan dari satu jenis bakteri ke bakteri lain. Teknologi ini juga telah menjadi standar dalam setiap eksperimen biologi molekuler. Bacillus anthracis yang dapat dimatikan dengan antibiotika jenis Penicillin dengan mudah dapat dibuat resisten dengan men-transfer gen enzim -lactamase. Biopreparat, jaringan instalasi pembuatan senjata biologis di Rusia, dikabarkan telah merekayasa bakteri penyebab pes dengan resistensi terhadap 16 jenis antibiotika.
Metode rekayasa lain yang memungkinkan adalah dengan teknologi yang disebut “evolusi yang diarahkan” (directed evolution). Metode ini dikembangkan pertama kali tahun 1994 oleh Dr. Willem Stemmer peneliti di perusahaan bioteknologi, Maxygen yang berbasis di kota Redwood, California. Metoda yang berdasarkan pada pertukaran fragmen DNA secara acak, atau disebut dengan istilah DNA shuffling, ini pertama kali diterapkan pada gen tunggal yang mengkode sebuah protein. Namun kemudian dikembangkan untuk level yang lebih besar, yaitu kumpulan gen sampai genom. Stemmer yang saat ini menjabat wakil presiden perusahaan tersebut telah berhasil merekayasa bakteri Escherichia coli yang memiliki resistensi terhadap antibiotika Cefotaxime, 32 ribu kali lebih tinggi. Pengetahuan saat ini terhadap sekuen lengkap genom berbagai bakteri patogen seperti penyebab TBC, kolera, lepra dan lain-lain, akan lebih memudahkan rekayasa bakteri dengan daya bunuh yang lebih hebat, menggunakan metoda ini.
Walaupun dua cerita di atas baru sebatas skenario, tapi bukan lagi sebuah impian. Hasil penelitian tim peneliti dari CSIRO-Australia yang dipimpin oleh Dr. Ronald J. Jackson yang dipublikasikan di Journal of Virology edisi Februari 2001, memberikan gambaran yang jelas. Tim peneliti itu melakukan rekayasa genetika terhadap virus mousepox untuk mengkontrol fertilitas tikus. Virus ini tidaklah begitu berbahaya, namun ketika keduanya juga mensisipkan gen protein interleukin-4, mousepox tersebut menjadi sangat mematikan. Padahal tujuannya hanyalah untuk meningkatkan efisiensi virus menurunkan kesuburan tikus dengan memperbanyak produksi antibodi terhadap sel telurnya sendiri. Hasil yang diluar dugaan ini menggemparkan masyarakat ilmiah karena virus mousepox merupakan kerabat dekat virus smallpox penyebab penyakit cacar. Dapat dibayangkan teknologi ini sangat mungkin diterapkan kepada virus cacar yang menduduki peringkat pertama dalam tingkat kebahayaannya sebagai senjata biologis.

Melarang senjata biologis

Perjanjian di tingkat internasional yang melarang penggunaan senjata biologis dimulai sejak Geneva Protocol tahun 1925. Akan tetapi, sejarah memperlihatkan bahwa pengembangan senjata biologis tetap berlanjut. Salah satu contoh yang terdokumentasi adalah penggunaan senjata biologis oleh tentara Jepang dalam perang dunia ke-2 di Cina. Untuk itu, pada tahun 1972 disepakati perjanjian Biological and Toxin Weapon Convention (BTWC) yang disponsori oleh PBB. Dalam perjanjian ini, lebih ditegaskan lagi mengenai “pelarangan dalam pengembangan, pembuatan dan penyimpanan segala jenis senjata biologis”. Sampai saat ini tak kurang dari 140 negara telah menandatangi perjanjian ini, termasuk Indonesia, Amerika, dan Rusia.
Akan tetapi kelemahan utama BTWC adalah tidak adanya kesepakatan bersama untuk pengawasan dan pembuktian, sehingga perjanjian ini mirip “singa tanpa gigi”. Rusia dan Irak terbukti mengembangkan senjata biologis walaupun ikut menandatangani persetujuan tersebut. Hal ini mendorong dibentuknya grup Ad Hoc pada tahun 1995 untuk membuat protokol inspeksi dan pembuktian di lapangan. Pada awalnya, Amerika mendukung penuh kerja panitia Ad Hoc itu melalui pernyataan Presiden Clinton tahun 1998. Akan tetapi, di akhir protokol tersebut hampir selesai, sikap Amerika dibawah pemerintahan Presiden Bush berbalik total dengan tidak hanya menolak protokol itu tapi juga mengancam akan keluar dari perjanjian. Sikap ini mengingatkan pada langkah Amerika keluar dari perjanjian Kyoto mengenai pengurangan emisi gas karbon dioksida atau perjanjian peluru kendali antar benua.
Alasan utama yang dikemukakan oleh Amerika pada bulan Juli 2001 lalu adalah ketidak sukaannya terhadap inspeksi yang bersifat rutin atau mendadak kepada segala instalasi militer, akademik ataupun industri yang berhubungan dengan persenjataan ini, yang mungkin menyebabkan bocornya rahasia perdagangan. Selain itu, Amerika khawatir protokol yang ada, dapat membahayakan perdagangan senjata dan teknologi terkait. Seperti dilaporkan jurnal Nature Biotechnology, sampai saat ini Amerika adalah peng-ekspor teknologi terkait, paling besar di dunia. Pada tahun 1994 saja, ada 531 lisensi yang dijual ke luar negeri. Kebijakan penolakan ini didukung kuat oleh asosiasi industri farmasi Amerika (PHRMA).
Di lain pihak, Amerika tengah memperkuat kesiapan di dalam negeri terhadap serangan senjata biologis. Terungkapnya program rahasia Rusia dan Irak serta pembuatan dan penyebaran bakteri Bacillus anthracis oleh aliran agama sesat Aum Shinrikyo di Jepang tahun 1995, telah memicu hal itu. Tahun 1999, Konggres Amerika telah mengalokasikan dana 111 juta dolar bagi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) untuk memperkuat sistem pendeteksian dini dan pengobatan terhadap bahaya senjata biologis (Khan, 2000). Berkaitan dengan itu pada bulan April 2000, CDC telah mengeluarkan rekomendasi untuk langkah-langkah strategis menghadapi serangan senjata biologis dengan membentuk jaringan laboratorium di seluruh Amerika. Tidak hanya pada tingkat rakyat sipil, Amerika juga telah mempersiapkan diri pada kekuatan militernya. Misalnya dengan pemberian vaksin anthrax pada seluruh personel militernya (Fidler, 1999).
Pada akhirnya, pengesahan BTWC yang sedianya akan dilakukan pada pertemuan 5th Review Conference di Jenewa, Swiss pada tanggal 19 November – 7 Desember 2001 yang lalu, gagal. Menurut Presiden dari Konferensi tersebut, Tibor Toth dari Hungaria, sebenarnya sudah 98% jalan menuju penandatangan BTWC dilalui dengan mulus. Banyak pihak, menilai penolakan Amerika adalah penyebab utama kegagalan ini. Pada akhirnya diputuskan untuk mengundur kesepakatan setahuan lagi.

Kesimpulan

Industri farmasi dan bioteknologi Amerika, perlu mempertimbangkan kembali penolakannya terhadap protokol tadi. Sebenarnya bila ada niat baik, tidak ada kesulitan untuk mencari jalan tengah. Misalnya, industri kimia terbukti telah bisa mengatur antara peraturan inspeksi dengan kepentingan rahasia dagangnya sehingga perjanjian pelarangan senjata kimia, Chemical Weapons Convention (1993) dapat berfungsi dengan baik. Di dalam negeri Amerika sendiri, suara-suara menentang penolakan pemerintah cukup banyak khususnya di kalangan ilmuwan, misalnya dari Dr. Barbara Rosenberg, ketua Federation of American Scientists’ Working Group on Biological Weapons. Bahkan penasihat pemerintah untuk senjata kimia dan biologis, Professor Matthew Meselson dari Harvard University mengingatkan penolakan sepihak Amerika itu yang dapat ditangkap sebagai usaha ¡Èmenyembunyikan sesuatu¡É (jurnal Nature, Juli 2001). Kita semua berharap semoga kejadian akhir-akhir ini mengingatkan kembali kepada bahaya senjata biologis.
Posted by Bagas at 13:37 1 comment:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

Penyakit kulit dan cara mengobatinya


Penyakit Kulit dan Obatnya – beragam jenis penyakit kulit layaknya panu, kadas, kurap telah tidak asing lagi di penduduk indonesia. beberpa obat tradisional yang kerap di pakai untuk penyembuhan penyakit kulit tersebut yaitu :
kudis, gatal-gatal
untuk penyembuhan luar, cukup ambillah daun, kulit, batang, atau akar salam sekedarnya. bersihkan bersih, lantas giling halus hingga menjad adonan layaknya bubur. oleskan ke area yang gatal, lantas dibalut.
beragam jenis penyakit kulit layaknya panu, kadas, kurap telah tidak asing lagi di penduduk indonesia. beberpa obat tradisional yang kerap di pakai untuk penyembuhan penyakit kulit tersebut yaitu :
kudis, gatal-gatal
untuk penyembuhan luar, cukup ambillah daun, kulit, batang, atau akar salam sekedarnya. bersihkan bersih, lantas giling halus hingga menjad adonan layaknya bubur. oleskan ke area yang gatal, lantas dibalut.
borok, luka, serta kutil
1. oleskan dengan getah buah jambu monyet atau jambu mete ( anarcadium occidentale l ) sepanjang sekian hari hingga luka mengering
2. untuk kutil, petiklah 5 lembar daun dewa, tumbuk daun sampai halus. lumurkan daun yang sudah halus pada area yang berkutil, buat hingga merekat, biarlah 1 hari serta terlepas ke besokan harinya
macam penyakit kulit
untuk pasien penyakit kulit, gatal-gatal, serta luka, ramuan yang perlu diracik yaitu daun biduri serta minyak kelapa secukupnya. daun itu diolesi minyak kelapa, lantas dilayukan diatas pengapian.
sesudah itu, daun ditempel ke sisi kulit yang luka atau gatal. sebelum saat diobati, kulit yang luka dicuci dulu dengan air hangat atau alkohol 70 persen.
bisul, eksim, serta penyakit-penyakit kulit
helaian mahkota bunga teratai ini dibakar, dapat membuahkan abu yang juga bermanfaat sebagai obat. abu ini dapat digunakan sebagai obat luar untuk mengobati bisul, eksim, serta penyakit-penyakit kulit. namun serbuk serta benang sari bunga teratai bila digabung madu serta keju dapat jadi obat penyakit wasir.
kudis pada anak-anak
anak-anak yang terkena kudis disarankan mandi dengan rebusan air brotowali. langkah bikin air rebusannya : ambillah batang brotowali 1m, di rajang atau potong kecil2, rebus dengan 4 liter air sampai mendidih, masukkan air rebusan ke didalam emberdan imbuhkan air dinngin, mandikan anak sembari merendam tubuhnya.
eksim
1. parut rimpang jahe, lantas di peras
2. campur dengan parutan lobak
3. berikan ramuan ke sisi kulit yang terkena eksim
lengkuas untuk : panu, kadas, kudis, koreng, borok
penyembuhan : penyembuhan luar, di beri di area yang sakit
sepuluh perihal yang perlu di perhatikan saat merawat penyakit kulit :

1. tidak seluruh penyakit kulit diobati dengan salep yang sama

ada bermacam penyakit kulit dengan bermacam pemicu. ada yang dikarenakan factor luar, layaknya luka. luka kulit lalu beraneka. ada luka lecet, luka serut, luka belah, luka lubang, serta luka patah tulang. perawatan luka butuh penanganan spesial. luka dangkal bisa dikerjakan sendiri, sesaat luka didalam perlu jahitan serta perawatan spesial.
bagaimana luka dirawat juga kerap punya masalah. yang pertama-tama butuh dikerjakan, kerjakan perawatan luka dengan benar waktu awal luka berlangsung. bersihkan luka dari semua type kotoran ataupun kulit yang mengelupas atau terkoyak. bila luka kotor, bersihkan dengan sabun lunak ( soda rendah ) serta basuh dengan air mengalir. sesudah bersih, bubuhi antisepsis ( penyuci hama ), sedikitnya alkohol 70 % ( bukan hanya 96 % ), lantas tutup. janganlah terlampau rapat, berikanlah celah supaya hawa tetap dapat mengalir memapari luka.
bila luka cukup didalam, sesudah dibersihkan, luka dibasuh dengan cairan peroksida ( dapat dibeli bebas di apotek ). tujuannya untuk meniadakan kalau-kalau ada kuman tetanus yang telah telanjur turut memasuki luka. cairan yang berbusa ini membentuk zat asam didalam luka, situasi yang tidak disukai kuman tetanus.
luka yang tidak membutuhkan jahitan ditutup dengan kasa steril sesudah dibubuhi antisepsis. janganlah melapisi luka dengan kapas, karena kapas menempel pada luka, serta jaringan kulit muda yang dapat terbentuk dapat lengket saat kapas diangkat. mengakibatkan, luka tidak kunjung sembuh.
bila luka sedikit menganga, upayakan merapatkannya supaya ke-2 belahan luka menyatu, hingga meringankan pengobatan. sesudah dibalut, usahakan supaya luka tidak tersentuh air mandi atau air apapun sepanjang sekian hari. ubah pembalut luka tiap-tiap habis mandi. bubuhi lagi cairan antisepsis.
bila luka tetap basah serta terlihat cairan kuning, kemungkinan luka terinfeksi. bila telah demikianlah, tidak cukup membubuhinya dengan antisepsis. imbuhkan salep atau cream antibiotika. bila tidak, luka dapat beralih jadi borok. borok tak hanya menambah lama pengobatan, luka dapat tersisa bekas atau parut pada kulit.
luka yang dirawat dengan benar, didalam sekian hari dapat jadi kering, merapat, tidak basah, tidak meradang serta tidak nyeri. luka yang terganggu penyembuhannya dapat terus basah, bengkak, serta nyeri, sinyal luka terinfeksi.
luka yang ditutup dengan ketat serta rapat dapat mengganggu sistem pengobatan. luka dapat terus basah serta jaringan tunas kulit tidak terbentuk, hingga luka lantas lama jadi kering. disamping itu, menutupi luka rapat-rapat berisiko tercemar kuman tetanus yang ada di alam bebas. terutama luka di tungkai atau kaki. spora tetanus bertebaran di permukaan tanah, di mana-mana.
luka kecil serta tidak didalam yang berlangsung tidak di area yang kotor, tidak membutuhkan suntikan tetanus. cuma luka didalam yang berlangsung di jalur atau tanah kotor yang membutuhkan suntikan tetanus. ada dua type suntikan, yaitu type serum serta type toksoid. bila telah dulu memperoleh suntikan tetanus satu tahun lebih berselang, cukup diberi serum ats. bila belum dulu disuntik tetanus, tak hanya ats diberikan toksoid tetanus untuk membentuk zat anti-tetanus. dokter dapat memperhitungkan apa yang butuh dikerjakan pada satu luka.
bila telanjur terinfeksi, luka umumnya jadi basah berair, bernanah. baiknya tidak ditutup, tidak juga diberikan salep atau cream, tetapi dikompres rivanol ( dapat dibeli bebas di apotik ) sepanjang sekian hari. ubah kompres setiap saat kompres telah jadi kering. salep atau cream antibiotika baru dibubuhkan bila luka telah kering benar. luka basah yang diberi salep atau cream dapat sulit menyembuh. begitupun luka yang telah kering, tidak bisa dikompres.

4. janganlah mengeleti keropeng luka

kerapkali, keropeng luka yang telah jadi kering serta merasa gatal dikeleti. biarlah kulit kering yang mati bercampur sisa darah serta nanah terkelupas sendiri. mengeleti keropeng luka bermakna buka susunan kulit yang tetap muda di bawahnya terpapar dunia luar. kulit muda belum siap terpapar dunia luar, juga belum kuat hadapi ancaman infeksi. biarlah dengan alami, demikian kulit muda telah cukup masak, ia dapat mendesak keropeng di atasnya untuk mengelupas sendirinya.
lepasnya keropeng dengan tidak sengaja ( tersenggol ) umumnya dapat mengeluarkan darah, sinyal kulitnya tetap rapuh. didalam situasi demikianlah, bubuhi antibiotika membuat perlindungan kulit muda supaya tidak terinfeksi serta berlangsung borok baru.

5. kulit eksim tidak menggunakan salep jamur

banyak macam penyakit kulit. kelihatannya sama, tetapi sebenarnya berbeda. eksim contohnya. eksim sering disangka jamur. bila eksim diberi obat jamur pasti tidak akan pulih. demikianlah juga bila jamur kulit diobati obat eksim, sama tidak akan pulihnya.
penyakit kulit itu spesifik obatnya. bila obat tidak pas, kelainan kulitnya lalu lantas kacau serta majemuk. maka, sembarang serta serampangan asal menggunakan salep, tidak disarankan. banyak salep kulit dijual, bukan hanya bermakna serbaguna bikin penyakit atau kelainan kulit apa saja. bila tidak pas pilihan obatnya, penyakit kulitnya jadi jadi tambah kacau balau. penyakit kulit yang telah kacau balau lebih pelik menyembuhkannya.

6. penyakit kulit basah tidak disalepi dulu

penyakit kulit yang tidak dirawat dengan benar kerapkali berkembang jadi infeksi kulit. kulit jadi basah. kita acap menyebutnya eksim basah. eksim yang digaruk keras dapat jadi luka serta basah. didalam situasi demikianlah, salep tidak membantu. penyakit kulit basah mesti dilawan dengan basah lagi, yaitu mengompresnya. kompres dibasahi berkala tiap-tiap sebagian jam setiap saat kompres jadi kering. tujuan kompres yaitu menyedot getah yang membasahi. sesudah jadi kering, baru diberi obat eksim.
eksim kerap telah tercemar infeksi akibat digaruk, atau dapat juga tercemar jamur. eksim terinfeksi kuman serta jamur tidak pulih cuma dengan obat eksim, tetapi butuh ditambah antibiotika serta anti-jamur.
7. janganlah lanjutkan penggunaan obat bila tidak pulih-sembuh
sewring orang berasumsi penyakit kulit biasanya berjalan lama, hingga penggunaan obat yang dibeli sendiri tidak dibatasi meski tidak pulih. hentikan obat bila tidak menyembuh. barangkali obatnya tidak pas. perihal ini kerap berlangsung pada penyakit kudis.
kudis kerap luput terdiagnosis. tak hanya terlupakan, gambaran kulit pada kudis tidak demikian tegas. terlihat cuma bintik-bintik bentol kecil merah, umumnya dibagian kulit yang tidak tebal serta empuk, layaknya di sela jemari tangan, pergelangan tangan, di perut, serta kulit bokong. macam-macam kudis tidak barangkali pulih bila tidak menentukan obat spesial kudis ( antikudis ) yang langkah penggunaannya lalu spesial.
kudis menular pada bagian keluarga. melalui pegangan, jabatan tangan, singgungan kulit, jalinan kelamin, kutu kudis beralih dari pengidap ke kulit sehat. kutu kudis bersarang di susunan kulit, keluar malam hari serta gatalnya minta ampun.

8. reaksi alergi kulit tidak senantiasa membutuhkan salep atau krim

kerap juga kulit alami reaksi alergi. tandanya, yang mudah cuma biduran, gatal-gatal sekujur tubuh. yang berat, dapat terkelupas, lepuh, serta bila berat sekali nampak gelembung-gelembung cairan sekujur badan.
obat alergi kulit sama, yakni antialergi yang diminum. bila berat, perlu suntikan antihistamin. kulitnya dibubuhi bedak antigatal. bila berat serta terkelupas, baru diberikan antihistamin cream atau lotion. alergi kulit yang hebat serta berbekas berlangsung pada alergi pada antibiotika golongan sulfa. orang yang memiliki bakat alergi butuh waspada bila diberi obat golongan sulfa. gejalanya, bibir merasa tidak tipis, gatal, lantas tumbuh eksim menyerupai tompel di lebih kurang bibir yang umumnya membekas seumur hidup. inipun butuh obat antihistamin.

9. supaya tidak tersisa bekas, luka atau penyakit kulit jangan sampai terinfeksi

supaya tidak hingga berlangsung bekas luka, rawatlah luka dengan benar sejak awal. bila luka atau penyakit kulit lain hingga terinfeksi akibat jeleknya perawatan luka, tidak dapat tidak, dapat membekas. luka yang membekas sulit dikoreksi serta membutuhkan bedah plastik.
10. tidak memberi tahu bila mempunyai bakat keloid
ada orang yang memiliki bakat keloid. berarti, tiap-tiap pulih dari luka, dapat terbentuk bentol di lebih kurang bekas luka sejenis daging tumbuh. dengan kosmetis, ini tidak enak dilihat, terutama bila berlangsung di muka.
risiko ini dapat dicegah memberikan suntikan spesial sepanjang luka. terhitung bila akan dioperasi, dokter butuh diberitahu bila mempunyai bakat keloid, hingga pada luka bekas operasi diberikan obat spesial menghindar cheap pills terbentuknya keloid. keloid yang telah terbentuk dapat disuntik berkali-kali untuk mengempiskan benjolannya, tetapi tidak dapat mulus prima

Posted by Bagas at 13:31 1 comment:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Archive

  • ▼  2013 (18)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ▼  January (14)
      • Experience In Bali Island
      • Manfaat Narkotika di dunia Kesehatan
      • Back to nature: manfaat daun sirih
      • Manfaat Bunga Kamboja
      • Pemimpin Program Senjata Biologi Iraq Paling Memat...
      • Negara Pengguna Senjata NUKLIR!
      • Mengenal Senjata Biologis (Bio Weapon)
      • Penyakit kulit dan cara mengobatinya
      • Sejarah Perusahaan Umbrella Corp.
      • Arti Seorang Sahabat Sejati
      • Kenangan di putih biru (smp) ku
      • Macam-macam dokter spesialis
      • My Destiny
      • All About Medicine World

About Me

My photo
Bagas
Kota Yogyakarta, Indonesia
Welcome!
View my complete profile
Picture Window theme. Powered by Blogger.